Thursday, July 12, 2007

Jegog Bali

Gamelan Jegog yang merupakan kesenian khas kabupaten Jembrana, Bali.
Jegog adalah alat musik yang terbuat dari pohon bambu berukuran besar yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi seperangkat alat musik bambu.
Awalnya, kesenian Jegog diciptakan oleh seniman bernama Kiyang Geliduh dari Desa Dangintukadaya pada tahun 1912. Kata “Jegog” diambil dari instrumen Kesenian Gong Kebyar yang paling besar. Kesenian Jegog hanyalah berupa tabuh (barung tabuh) yang fungsi awalnya sebagai hiburan para pekerja bergotong royong membuat atap rumah dari daun pohon rumbia, dalam istilah bali bekerja bergotong royong membuat atap dari daun pohon rumbia disebut “nyucuk”, dalam kegiatan ini beberapa orang lagi menabuh gamelan jegog.
Dalam perkembangan selanjutnya Gamelan Jegog juga dipakai sebagai pengiring upacara keagamaan, resepsi pernikahan, jamuan kenegaraan, dan kini sudah dilengkapi dengan drama tarian-tarian yang mengambil inspirasi alam dan budaya lokal seperti yang namanya Tabuh Trungtungan, Tabuh Goak Ngolol, Tabuh Macan Putih dengan tari-tariannya seperti Tari Makepung, Tari Cangak Lemodang, Tari Bambu, sebagai seni pertunjukan wisata.
Sebagai sebuah pertunjukkan, Jegog sangat layak untuk dinikmati. Masyarakat bisa menikmati Jegog tidak hanya di Jimbaran, tapi juga di Festival Musik Bambu Nusantara, 18-19 Agustus 2007, di Jakarta International Expo. Selain Jegog, pertunjukkan musik bambu lain dari beberapa daerah di Indonesia, akan ikut mewarnai perhelatan Festival Musik Bambu Nusantara.

No comments: